Scalping dengan Indikator Renko

indikator, scalping, renko, chart

Renko berasal dari kata "ren-ga" yang berarti kotak atau balok (bricks) dalam bahasa Jepang. Strategi Scalping dengan Renko Chart ditemukan oleh orang Jepang yang fokus pada pergerakan harga dengan mengabaikan waktu (timeframe) dan volume.

Jika harga bergerak lebih tinggi (bullish) dengan jumlah pips yang ditentukan, maka berikutnya akan dibentuk kotak ke atas. Jika harga bergerak ke bawah (bearish) dengan jumlah yang sama, maka berikutnya akan terbentuk kotak ke bawah.

Indikator Scalping Chart Renko memanfaatkan timeframe M1 sebagai patokan atau dasar chart dan eksekusi dilakukan pada offline chart di timeframe M10. Strategi yang digunakan sangat sederhana. Jika harga berada di bawah EMA-36 maka buka posisi Sell, begitu juga sebaliknya.

Untuk mengantisipasi repaint, buka posisi setelah terjadi 3 kali retracement (pantulan). Segera tutup posisi jika tampak candle pembalikan atau ketika harga menabrak garis EMA-36. Untuk manajemen resiko, manfaatkan Trailing Stop sebesar 10-50 poin tergantung kebutuhan anda.

Strategi Scalping Forex Renko

Forex Scalping Renko Chart

Berdasarkan analisa kami, indikator forex scalping Renko Chart ini paling ideal untuk dipakai pada mata uang JPY seperti USDJPY, EURJPY, dan GBPJPY. Untuk waktu ideal bisa mengikuti sesi Tokyo dengan jumlah lot yang kecil untuk meminimalkan resiko.

Download



Artikel Terkait

Posting Komentar